Virus rabies
| Rabies virus | |
|---|---|
| Mikrograf elektron transmisi yang diwarnai menunjukkan virus rabies (berwarna merah) menginfeksi sel kultur | |
| Klasifikasi virus | |
| (tanpa takson): | Virus |
| Dunia: | Riboviria |
| Kerajaan: | Orthornavirae |
| Filum: | Negarnaviricota |
| Kelas: | Monjiviricetes |
| Ordo: | Mononegavirales |
| Famili: | Rhabdoviridae |
| Genus: | Lyssavirus |
| Spesies: | Lyssavirus rabies |
| Anggota virus | |
| |
| Sinonim[1] | |
| |
Virus rabies (nama ilmiah: Lyssavirus rabies) adalah spesies virus yang menyebabkan penyakit rabies pada manusia dan hewan. Nama ilmiah spesies ini adalah rabies lyssavirus. Virus rabies berbentuk silinder dan merupakan spesies tipe genus Lyssavirus di dalam famili Rhabdoviridae. Virus ini memiliki selubung dan genom RNA beruntai tunggal dengan sifat sense-negatif.
Seperti Rhabdoviridae lainnya, virus rabies dapat menulari berbagai macam spesies. Di alam, virus ini telah menginfeksi banyak spesies mamalia, sementara di laboratorium virus ini juga dapat menulari burung dan kultur sel dari mamalia, burung, reptil, dan serangga.[2]
Evolusi
[sunting | sunting sumber]Semua virus rabies yang ada kemungkinan telah berevolusi dalam 1.500 tahun terakhir.[3] Terdapat tujuh genotipe virus rabies. Di Eurasia, kasus rabies dipicu oleh tiga dari tujuh genotipe tersebut, yaitu genotipe 1 (rabies klasik) dan yang lebih jarang muncul adalah genotipe 5 and 6 (lyssavirus kelelawar Eropa tipe-1 dan -2).[4] Genotipe 1 berkembang di Eropa pada abad ke-17 dan kemudian menyebar ke Asia, Afrika, dan Amerika akibat penjelajahan dan penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Eropa.
Rabies yang dipicu oleh kelelawar di Amerika Utara tampaknya sudah ada semenjak tahun 1281 M (interval ketepercayaan 95%: 906–1577 M).[5]
Catatan kaki
[sunting | sunting sumber]- ↑ Walker, Peter (15 Juni 2015). "mplementation of taxon-wide non-Latinized binomial species names in the family Rhabdoviridae" (PDF). International Committee on Taxonomy of Viruses (ICTV) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 11 Februari 2019.
Rabies virus Rabies lyssavirus rabies virus (RABV)[M13215]
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Carter, John; Saunders, Venetia (2007). Virology: Principles and Applications. Wiley. hlm. 175. ISBN 978-0-470-02386-0.
{{cite book}}:|ref=harvtidak valid - ↑ Nadin-Davis, S. A.; Real, L. A. (2011). "Molecular phylogenetics of the lyssaviruses--insights from a coalescent approach". Adv Virus Res. Advances in Virus Research. 79: 203–238. doi:10.1016/B978-0-12-387040-7.00011-1. ISBN 9780123870407. PMID 21601049.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: terbitan berkala memiliki ISBN (link) - ↑ McElhinney, L. M.; Marston, D. A.; Stankov, S; Tu, C.; Black, C.; Johnson, N.; Jiang, Y.; Tordo, N.; Müller, T.; Fooks, A. R. (2008). "Molecular epidemiology of lyssaviruses in Eurasia". Dev Biol (Basel). 131: 125–131. PMID 18634471.
- ↑ Kuzmina, N. A.; Kuzmin, I. V.; Ellison, J. A.; Taylor, S. T.; Bergman, D. L.; Dew, B.; Rupprecht, C. E. (2013). "A reassessment of the evolutionary timescale of bat rabies viruses based upon glycoprotein gene sequences". Virus Genes. 47 (2): 305–310. doi:10.1007/s11262-013-0952-9. PMID 238396.