Lompat ke isi

Paket protokol internet

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari TCP/IP)
Lapisan Aplikasi Model OSI dibandingkan dengan Lapisan Aplikasi TCP/IP

Suit protokol internet adalah model jaringan komputer dan rangkaian protokol komunikasi yang digunakan di internet dan jaringan komputer yang mirip. Ia dikenal dengan TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang diterjemahkan menjadi Protokol Kendali Transmisi/Protokol Internet, yang merupakan gabungan dari protokol TCP (Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protocol) sebagai sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan internet yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini, karena protokol ini mampu bekerja dan diterapkan pada lintas perangkat lunak dalam berbagai sistem operasi Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.

Penelitian awal

[sunting | sunting sumber]
Sebuah Van Radio Paket milik SRI International, digunakan untuk transmisi antarjaringan tiga arah pertama

Rangkaian protokol Internet berakar dari penelitian dan pengembangan jaringan komputer yang disponsori oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) pada akhir dekade 1960-an. Pada Agustus 1968, BBN dipilih oleh ARPA untuk membangun Interface Message Processor (IMP) untuk ARPANET, pendahulu Internet modern.[1][nb 1] IMP merupakan generasi pertama dari gerbang jaringan (gateway), yang kini dikenal sebagai router. Di bawah kepemimpinan Frank Heart dan Bob Kahn, empat unit IMP diproduksi dengan biaya hampir US$1 juta dari September hingga Desember 1969.[3][4] IMP pertama dikirim ke University of California, Los Angeles pada September 1969, dan yang kedua ke Stanford Research Institute sebulan kemudian.[5] Pesan pertama antara kedua IMP tersebut adalah "LO" — secara fonetik, "Hello" — tetapi host SRI mengalami crash sebelum peneliti UCLA sempat menyelesaikan pengetikan perintah "LOGIN".[6][7]

Setelah DARPA memulai proyek perintis ARPANET pada tahun 1969, Steve Crocker membentuk sebuah "Network Working Group" yang mengembangkan protokol host-ke-host, yaitu Network Control Program (NCP).Templat:Ref RFC Pada awal dekade 1970-an, DARPA mulai mengerjakan beberapa teknologi transmisi data lainnya, termasuk radio paket bergerak, layanan satelit paket, jaringan area lokal, dan jaringan data lain di ranah publik maupun privat. Pada tahun 1972, Bob Kahn bergabung dengan Information Processing Technology Office milik DARPA, tempat ia mengerjakan baik jaringan paket satelit maupun jaringan paket radio berbasis darat, dan menyadari pentingnya kemampuan untuk berkomunikasi lintas keduanya. Pada musim semi 1973, Vinton Cerf, di Stanford University, mulai berkolaborasi dengan Kahn dengan tujuan merancang generasi protokol berikutnya untuk ARPANET guna memungkinkan internetworking.[8][9] Mereka memanfaatkan pengalaman komunitas riset internasional, melalui International Network Working Group (INWG) yang diketuai oleh Cerf, yang beranggotakan peneliti dari komunitas ARPANET, Xerox PARC, Britania Raya, dan Prancis.[10][11][12]

Selama musim panas 1973, Kahn dan Cerf merancang sebuah reformulasi mendasar, di mana perbedaan antara protokol jaringan lokal disembunyikan dengan menggunakan sebuah protokol antarjaringan yang seragam, dan alih-alih jaringan yang bertanggung jawab atas keandalan (seperti pada protokol ARPANET yang sudah ada), fungsi ini dialihkan ke host.[12] Cerf dan Kahn mengakui bahwa beberapa anggota INWG memberikan pengaruh penting pada rancangan ini, yang dipublikasikan pada Mei 1974.[13] Spesifikasi pertama dari Transmission Control Program ini ditulis pada Desember 1974 oleh Cerf, Yogen Dalal, dan Carl Sunshine di Stanford University.Templat:Ref RFC

DARPA membuat kontrak dengan BBN Technologies, Stanford University, dan University College London untuk mulai mengembangkan versi operasional dari protokol tersebut pada beberapa platform perangkat keras pada tahun 1975.[14] Beberapa versi dikembangkan melalui diskusi lewat rangkaian Internet Experiment Note (IEN).[15] Pada awalnya, Transmission Control Program, pendahulu dari rangkaian protokol yang muncul kemudian, hanya menyediakan layanan aliran byte yang andal, bukan datagram.[16] Seiring bertambahnya pengalaman dengan protokol ini, para kolaborator merekomendasikan pembagian fungsionalitas ke dalam lapisan-lapisan protokol yang berbeda, yang memberikan akses langsung ke layanan datagram. Para pendukungnya antara lain Bob Metcalfe, Yogen Dalal, dan John Shoch di Xerox PARC;[17][18][19] Danny Cohen, yang membutuhkannya untuk pekerjaannya di bidang suara paket; dan Jonathan Postel dari Information Sciences Institute milik University of Southern California, yang menyunting Request for Comments (RFC), rangkaian dokumen teknis dan strategis yang sekaligus mendokumentasikan dan mempercepat perkembangan Internet.[20] Postel menyatakan, "Kita sedang mengacaukan rancangan protokol Internet kita dengan melanggar prinsip pelapisan (layering)."[21] Enkapsulasi berbagai mekanisme dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan di mana lapisan atas hanya dapat mengakses apa yang dibutuhkan dari lapisan bawah. Rancangan yang monolitik akan menjadi tidak fleksibel dan menimbulkan masalah skalabilitas. Pada versi 4, yang ditulis pada tahun 1978, Postel memisahkan Transmission Control Program menjadi dua protokol yang berbeda, yaitu Internet Protocol (IP) sebagai lapisan tanpa koneksi (connectionless) dan Transmission Control Protocol (TCP) sebagai layanan berorientasi koneksi yang andal.[22][23][24][nb 2]

Diagram koneksi antarjaringan pertama. Pada hari Selasa yang hujan, 22 November 1977, data mengalir dari van tersebut ke SRI di Menlo Park dan University of Southern California melalui Inggris, Boston, dan Swedia, melintasi tiga jenis jaringan: radio paket, jaringan satelit, dan ARPANET.[25]

Rancangan jaringan ini mencakup pengakuan bahwa jaringan seharusnya hanya menyediakan fungsi untuk mengirimkan dan merutekan lalu lintas data secara efisien antarnode ujung, dan bahwa semua kecerdasan lainnya seharusnya berada di tepi jaringan, yaitu pada node-node ujung tersebut. Prinsip ujung-ke-ujung ini dirintis oleh Louis Pouzin dan Hubert Zimmermann pada jaringan CYCLADES,[26][27] berdasarkan gagasan dari Donald Davies.[28][29] Dengan rancangan ini, menjadi mungkin untuk menghubungkan jaringan lain ke ARPANET yang menggunakan prinsip yang sama, terlepas dari karakteristik lokal lainnya, sehingga menyelesaikan masalah antarjaringan awal yang dihadapi Kahn. Virginia Travers, yang telah menulis perangkat lunak gateway pertama untuk TCP, menghabiskan waktu berbulan-bulan bepergian ke berbagai lokasi di AS dan Eropa untuk memasang perangkat lunak tersebut di titik-titik yang dibutuhkan untuk uji coba besar tersebut, seperti University College London, dan Norwegian Defense Research Establishment di Oslo untuk koneksi Atlantic Satellite Network.[30]

Internet Protocol version 4 (IPv4) dipasang pada ARPANET pada tahun 1983, membentuk protokol lapisan jaringan yang digunakan di Internet. Pada mulanya disebut sebagai DOD Internet Architecture Model,[31] bersama dengan Transmission Control Protocol, protokol ini kemudian dikenal secara umum sebagai TCP/IP.

Implementasi awal

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1975, sebuah uji komunikasi IP dua jaringan dilakukan antara Stanford dan University College London. Pada November 1977, sebuah uji IP tiga jaringan dilakukan antara lokasi-lokasi di AS, Inggris, dan Norwegia. Beberapa prototipe IP lainnya dikembangkan di berbagai pusat penelitian antara tahun 1978 dan 1983.[15]

Sebuah komputer yang disebut router dilengkapi dengan antarmuka ke setiap jaringan. Router meneruskan paket jaringan bolak-balik di antara jaringan-jaringan tersebut.Templat:Ref RFC Pada awalnya, router disebut gateway, tetapi istilah tersebut diubah untuk menghindari kerancuan dengan jenis gateway lainnya.[32]

Pada Maret 1982, Departemen Pertahanan AS menetapkan TCP/IP sebagai standar untuk seluruh jaringan komputer militer.[33][34][35] Pada tahun yang sama, Norwegia (NORSAR dan NDRE) serta kelompok riset Peter Kirstein di University College London mengadopsi protokol tersebut.[36] Migrasi ARPANET dari NCP ke TCP/IP secara resmi selesai pada flag day 1 Januari 1983, ketika protokol baru tersebut diaktifkan secara permanen.[33][37]

Pada tahun 1985, Internet Advisory Board (yang kemudian menjadi Internet Architecture Board) menggelar lokakarya TCP/IP selama tiga hari untuk industri komputer, yang dihadiri oleh 250 perwakilan vendor, mempromosikan protokol tersebut dan mendorong meningkatnya penggunaannya secara komersial. Pada tahun 1985 pula, konferensi Interop pertama berfokus pada interoperabilitas jaringan melalui adopsi TCP/IP yang lebih luas. Konferensi ini didirikan oleh Dan Lynch, seorang aktivis Internet awal. Sejak awal, perusahaan-perusahaan besar seperti IBM dan DEC turut menghadiri pertemuan tersebut.[38][39]

IBM, AT&T, dan DEC merupakan perusahaan-perusahaan besar pertama yang mengadopsi TCP/IP, meskipun mereka memiliki protokol eksklusif masing-masing yang bersaing. Di IBM, sejak tahun 1984, kelompok Barry Appelman melakukan pengembangan TCP/IP. Mereka menavigasi politik perusahaan untuk menghasilkan rangkaian produk TCP/IP bagi berbagai sistem IBM, termasuk MVS, VM, dan OS/2. Beberapa perusahaan yang lebih kecil, seperti FTP Software dan Wollongong Group, mulai menawarkan tumpukan (stack) TCP/IP untuk MS-DOS dan Windows.[40] Tumpukan TCP/IP VM/CMS pertama berasal dari University of Wisconsin.[41]

Beberapa programmer dikenal atas implementasi awal tumpukan TCP/IP. Jay Elinsky dan Oleg Vishnepolsky dari IBM Research masing-masing menulis perangkat lunak untuk VM/CMS dan OS/2.[42] Pada tahun 1984, Donald Gillies di MIT menulis sebuah TCP multikoneksi bernama ntcp yang berjalan di atas lapisan IP/PacketDriver yang dikelola oleh John Romkey di MIT pada tahun 1983–1984. Romkey memanfaatkan TCP ini pada tahun 1986 ketika FTP Software didirikan.[43][44] Mulai tahun 1985, Phil Karn menciptakan sebuah aplikasi TCP multikoneksi untuk sistem radio amatir (KA9Q TCP).[45]

Penyebaran TCP/IP semakin didorong pada Juni 1989, ketika University of California, Berkeley setuju untuk menempatkan kode TCP/IP yang dikembangkan untuk BSD UNIX ke ranah publik (public domain). Berbagai vendor perusahaan, termasuk IBM, menyertakan kode ini dalam rilis perangkat lunak TCP/IP komersial mereka. Untuk Windows 3.1, sistem operasi PC yang dominan di kalangan konsumen pada paruh pertama dekade 1990-an, rilis tumpukan TCP/IP Trumpet Winsock oleh Peter Tattam menjadi kunci dalam membawa Internet ke pengguna rumahan. Trumpet Winsock memungkinkan operasi TCP/IP melalui koneksi serial (SLIP atau PPP). PC rumahan pada masa itu umumnya memiliki modem eksternal yang kompatibel dengan Hayes, terhubung melalui port RS-232 dengan UART 8250 atau 16550 yang membutuhkan jenis tumpukan ini. Belakangan, Microsoft merilis tumpukan tambahan TCP/IP mereka sendiri untuk Windows for Workgroups 3.11 serta tumpukan bawaan (native) di Windows 95. Peristiwa-peristiwa ini membantu mengukuhkan dominasi TCP/IP atas protokol lain pada jaringan berbasis Microsoft, yang mencakup Systems Network Architecture (SNA) milik IBM, serta pada platform lain seperti DECnet milik Digital Equipment Corporation, Open Systems Interconnection (OSI), dan Xerox Network Systems (XNS).

Meski demikian, untuk suatu periode pada akhir dekade 1980-an dan awal dekade 1990-an, para insinyur, organisasi, dan negara-negara terpolarisasi mengenai standar mana — model OSI atau rangkaian protokol Internet — yang akan menghasilkan jaringan komputer terbaik dan paling andal.[46][47][48]

Spesifikasi formal dan standar

[sunting | sunting sumber]

Standar teknis yang mendasari rangkaian protokol Internet beserta protokol-protokol penyusunnya telah didelegasikan kepada Internet Engineering Task Force (IETF).[49][50]

Karakteristik arsitektur dari rangkaian protokol Internet adalah pembagiannya secara luas ke dalam ruang lingkup operasi untuk protokol-protokol yang membentuk fungsionalitas intinya. Spesifikasi utama yang mendefinisikan rangkaian ini adalah RFC 1122 dan 1123, yang secara garis besar menguraikan empat lapisan abstraksi (beserta protokol-protokol terkait): lapisan tautan (link layer), lapisan IP, lapisan transportasi, dan lapisan aplikasi, beserta protokol-protokol pendukungnya.[51][52] Struktur ini telah teruji oleh waktu, karena IETF tidak pernah mengubah struktur tersebut. Sebagai sebuah model jaringan, rangkaian protokol Internet mendahului model OSI, sebuah kerangka acuan yang lebih komprehensif untuk sistem jaringan secara umum.[48]

Sebuah penerus, yaitu Internet Protocol version 6 (IPv6), dikembangkan untuk mengatasi masalah seperti kehabisan alamat IPv4.Templat:Ref RFC

Arsitektur

[sunting | sunting sumber]
Arsitektur TCP/IP diperbandingkan dengan DARPA Reference Model dan OSI Reference Model

Arsitektur TCP/IP tidaklah berbasis model referensi tujuh lapis OSI, tetapi menggunakan model referensi DARPA. Seperti diperlihatkan dalam diagram, TCP/IP merngimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis. Empat lapis ini, dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model referensi OSI. Empat lapis ini, kadang-kadang disebut sebagai DARPA Model, Internet Model, atau DoD Model, mengingat TCP/IP merupakan protokol yang awalnya dikembangkan dari proyek ARPANET yang dimulai oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Setiap lapisan yang dimiliki oleh kumpulan protokol (protocol suite) TCP/IP diasosiasikan dengan protokolnya masing-masing. Protokol utama dalam protokol TCP/IP adalah sebagai berikut:

Pengalamatan

[sunting | sunting sumber]

Protokol TCP/IP menggunakan dua buah skema pengalamatan yang dapat digunakan untuk mengidentifikasikan sebuah komputer dalam sebuah jaringan atau jaringan dalam sebuah internetwork, yakni sebagai berikut:

  • Pengalamatan IP: yang berupa alamat logis yang terdiri atas 32-bit (empat oktet berukuran 8-bit) yang umumnya ditulis dalam format www.xxx.yyy.zzz. Dengan menggunakan subnet mask yang diasosiasikan dengannya, sebuah alamat IP pun dapat dibagi menjadi dua bagian, yakni Network Identifier (NetID) yang dapat mengidentifikasikan jaringan lokal dalam sebuah internetwork dan Host identifier (HostID) yang dapat mengidentifikasikan host dalam jaringan tersebut. Sebagai contoh, alamat 205.116.008.044 dapat dibagi dengan menggunakan subnet mask 255.255.255.000 ke dalam Network ID 205.116.008.000 dan Host ID 44. Alamat IP merupakan kewajiban yang harus ditetapkan untuk sebuah host, yang dapat dilakukan secara manual (statis) atau menggunakan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) (dinamis).
  • Fully qualified domain name (FQDN): Alamat ini merupakan alamat yang direpresentasikan dalam nama alfanumerik yang diekspresikan dalam bentuk <nama_host>.<nama_domain>, di mana <nama_domain> mengindentifikasikan jaringan di mana sebuah komputer berada, dan <nama_host> mengidentifikasikan sebuah komputer dalam jaringan. Pengalamatan FQDN digunakan oleh skema penamaan domain Domain Name System (DNS). Sebagai contoh, alamat FQDN id.wikipedia.org merepresentasikan sebuah host dengan nama "id" yang terdapat di dalam domain jaringan "wikipedia.org". Nama domain wikipedia.org merupakan second-level domain yang terdaftar di dalam top-level domain .org, yang terdaftar dalam root DNS, yang memiliki nama "." (titik). Penggunaan FQDN lebih bersahabat dan lebih mudah diingat ketimbang dengan menggunakan alamat IP. Akan tetapi, dalam TCP/IP, agar komunikasi dapat berjalan, FQDN harus diterjemahkan terlebih dahulu (proses penerjemahan ini disebut sebagai resolusi nama) ke dalam alamat IP dengan menggunakan server yang menjalankan DNS, yang disebut dengan Name Server atau dengan menggunakan berkas hosts (/etc/hosts atau %systemroot%\system32\drivers\etc\hosts) yang disimpan di dalam mesin yang bersangkutan.

Konsep dasar

[sunting | sunting sumber]

Berikut ini merupakan layanan tradisional yang dapat berjalan di atas protokol TCP/IP:

  • Pengiriman berkas (file transfer). File Transfer Protocol (FTP) memungkinkan pengguna komputer yang satu untuk dapat mengirim ataupun menerima berkas ke sebuah host di dalam jaringan. Metode otentikasi yang digunakannya adalah penggunaan nama pengguna (user name) dan password'', meskipun banyak juga FTP yang dapat diakses secara anonim (anonymous), alias tidak berpassword. (Keterangan lebih lanjut mengenai FTP dapat dilihat pada RFC 959.)
  • Remote login. Network terminal Protocol (telnet) memungkinkan pengguna komputer dapat melakukan log in ke dalam suatu komputer di dalam suatu jaringan secara jarak jauh. Jadi hal ini berarti bahwa pengguna menggunakan komputernya sebagai perpanjangan tangan dari komputer jaringan tersebut. (Keterangan lebih lanjut mengenai Telnet dapat dilihat pada RFC 854 dan RFC 855.)
  • Computer mail. Digunakan untuk menerapkan sistem surat elektronik. (Keterangan lebih lanjut mengenai e-mail dapat dilihat pada RFC 821 RFC 822.)
  • Network File System (NFS). Pelayanan akses berkas-berkas yang dapat diakses dari jarak jauh yang memungkinkan klien-klien untuk mengakses berkas pada komputer jaringan, seolah-olah berkas tersebut disimpan secara lokal. (Keterangan lebih lanjut mengenai NFS dapat dilihat RFC 1001 dan RFC 1002.)
  • Remote execution. Memungkinkan pengguna komputer untuk menjalankan suatu program tertentu di dalam komputer yang berbeda. Biasanya berguna jika pengguna menggunakan komputer yang terbatas, sedangkan ia memerlukan sumber yang banyak dalam suatu sistem komputer.
    Ada beberapa jenis remote execution, ada yang berupa perintah-perintah dasar saja, yaitu yang dapat dijalankan dalam system komputer yang sama dan ada pula yang menggunakan sistem Remote Procedure Call (RPC), yang memungkinkan program untuk memanggil subrutin yang akan dijalankan di sistem komputer yang berbeda. (sebagai contoh dalam Berkeley UNIX ada perintah rsh dan rexec.)
  • Name server yang berguna sebagai penyimpanan basis data nama host yang digunakan pada Internet (Keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada RFC 822 dan RFC 823 yang menjelaskan mengenai penggunaan protokol name server yang bertujuan untuk menentukan nama host di Internet.)

Request for Comments

[sunting | sunting sumber]

RFC (Request For Comments) adalah standar yang digunakan dalam Internet, meskipun ada juga isinya yang merupakan bahan diskusi ataupun omong kosong belaka. Diterbitkan oleh IAB yang merupakan komite independen yang terdiri atas para peneliti dan profesional yang mengerti teknis, kondisi dan evolusi Internet. Sebuah surat yang mengikuti nomor RFC menunjukan status RFC:

  • S: Standard, standar resmi bagi internet
  • DS: Draft standard, protokol tahap akhir sebelum disetujui sebagai standar
  • PS: Proposed Standard, protokol pertimbangan untuk standar masa depan
  • I: Informational, berisikan bahan-bahan diskusi yang sifatnya informasi
  • E: Experimental, protokol dalam tahap percobaan tetapi bukan pada jalur standar.
  • H: Historic, protokol-protokol yang telah digantikan atau tidak lagi dipertimbangkan untuk standardisasi.

Bentuk arsitektur

[sunting | sunting sumber]

Dikarenakan TCP/IP adalah serangkaian protokol di mana setiap protokol melakukan sebagian dari keseluruhan tugas komunikasi jaringan, maka tentulah implementasinya tak lepas dari arsitektur jaringan itu sendiri. Arsitektur rangkaian protokol TCP/IP mendifinisikan berbagai cara agar TCP/IP dapat saling menyesuaikan.

Karena TCP/IP merupakan salah satu lapisan protokol Model OSI, berarti bahwa hierarki TCP/IP merujuk kepada 7 lapisan OSI tersebut. Tiga lapisan teratas biasa dikenal sebagai "upper level protocol" sedangkan empat lapisan terbawah dikenal sebagai "lower level protocol". Tiap lapisan berdiri sendiri tetapi fungsi dari masing-masing lapisan bergantung dari keberhasilan operasi layer sebelumnya. Sebuah lapisan pengirim hanya perlu berhubungan dengan lapisan yang sama di penerima (jadi misalnya lapisan data link penerima hanya berhubungan dengan lapisan data link pengirim) selain dengan satu layer di atas atau di bawahnya (misalnya lapisan network berhubungan dengan lapisan transport di atasnya atau dengan lapisan data link di bawahnya).

Model dengan menggunakan lapisan ini merupakan sebuah konsep yang penting karena suatu fungsi yang rumit yang berkaitan dengan komunikasi dapat dipecahkan menjadi sejumlah unit yang lebih kecil. Tiap lapisan bertugas memberikan layanan tertentu pada lapisan di atasnya dan juga melindungi lapisan di atasnya dari rincian cara pemberian layanan tersebut. Tiap lapisan harus transparan sehingga modifikasi yang dilakukan atasnya tidak akan menyebabkan perubahan pada lapisan yang lain. Lapisan menjalankan perannya dalam pengalihan data dengan mengikuti peraturan yang berlaku untuknya dan hanya berkomunikasi dengan lapisan yang setingkat. Akibatnya sebuah layer pada satu sistem tertentu hanya akan berhubungan dengan lapisan yang sama dari sistem yang lain. Proses ini dikenal sebagai Peer process. Dalam keadaan sebenarnya tidak ada data yang langsung dialihkan antar lapisan yang sama dari dua sistem yang berbeda ini. Lapisan atas akan memberikan data dan kendali ke lapisan dibawahnya sampai lapisan yang terendah dicapai. Antara dua lapisan yang berdekatan terdapat interface (antarmuka). Interface ini mendifinisikan operasi dan layanan yang diberikan olehnya ke lapisan lebih atas. Tiap lapisan harus melaksanakan sekumpulan fungsi khusus yang dipahami dengan sempurna. Himpunan lapisan dan protokol dikenal sebagai "arsitektur jaringan".

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Hafner & Lyon 1998, hlm. 91
  2. Roberts, Dr. Lawrence G. (Mei 1995). "The ARPANET & Computer Networks". Diarsipkan dari asli tanggal 24 Maret 2016. Diakses tanggal 13 April 2016. Then in June 1966, Davies wrote a second internal paper, "Proposal for a Digital Communication Network" In which he coined the word packet,- a small sub part of the message the user wants to send, and also introduced the concept of an "Interface computer" to sit between the user equipment and the packet network.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "Dave Walden, Looking back at the ARPANET effort, 34 years later - Internet History". livinginternet.com. Diakses tanggal 2018-12-22.
  4. Hafner & Lyon 1998, hlm. 103
  5. Hafner & Lyon 1998, hlm. 103, 151
  6. Beranek, Leo (2005). "BBN's earliest days: founding a culture of engineering creativity". IEEE Annals of the History of Computing. 27 (2): 6–14. doi:10.1109/MAHC.2005.20. S2CID 12645672.
  7. Hafner & Lyon 1998, hlm. 153
  8. Hafner, Katie; Lyon, Matthew (1996). Where wizards stay up late : the origins of the Internet. Internet Archive. New York : Simon & Schuster. hlm. 263. ISBN 978-0-684-81201-4.
  9. Russell, Andrew L. (2014). Open standards and the digital age: history, ideology, and networks. New York: Cambridge Univ Press. hlm. 196. ISBN 978-1107039193. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 28, 2022. Diakses tanggal Desember 20, 2022.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Abbate 1999, hlm. 3 "The manager of the ARPANET project, Lawrence Roberts, assembled a large team of computer scientists ... and he drew on the ideas of network experimenters in the United States and the United Kingdom. Cerf and Kahn also enlisted the help of computer scientists from England, France and the United States"
  11. Taylor, Bob (Oktober 11, 2008), "Oral History of Robert (Bob) W. Taylor" (PDF), Computer History Museum Archive, CHM Reference number: X5059.2009: 28{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. 1 2 Isaacson, Walter (2014). The innovators: how a group of hackers, geniuses, and geeks created the digital revolution. Internet Archive. New York: Simon & Schuster. ISBN 978-1-4767-0869-0.
  13. Cerf, V.; Kahn, R. (1974). "A Protocol for Packet Network Intercommunication" (PDF). IEEE Transactions on Communications. 22 (5): 637–648. Bibcode:1974ITCom..22..637C. doi:10.1109/TCOM.1974.1092259. ISSN 1558-0857. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal Oktober 10, 2022. Diakses tanggal Oktober 18, 2015. The authors wish to thank a number of colleagues for helpful comments during early discussions of international network protocols, especially R. Metcalfe, R. Scantlebury, D. Walden, and H. Zimmerman; D. Davies and L. Pouzin who constructively commented on the fragmentation and accounting issues; and S. Crocker who commented on the creation and destruction of associations.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. by Vinton Cerf, as told to Bernard Aboba (1993). "How the Internet Came to Be". Diarsipkan dari asli tanggal 26 September 2017. Diakses tanggal 25 September 2017. We began doing concurrent implementations at Stanford, BBN, and University College London. So effort at developing the Internet protocols was international from the beginning.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. 1 2 Cerf, Vinton G. (1 April 1980). "Final Report of the Stanford University TCP Project".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. Cerf, Vinton (Maret 1977). "Specification of Internet Transmission Control Protocol TCP (Version 2)" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal Mei 25, 2022. Diakses tanggal 2022-08-04.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. Panzaris, Georgios (2008). Machines and romances: the technical and narrative construction of networked computing as a general-purpose platform, 1960–1995. Stanford University. hlm. 128. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 17, 2023. Diakses tanggal September 5, 2019.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. Pelkey, James L. (2007). "Yogen Dalal". Entrepreneurial Capitalism and Innovation: A History of Computer Communications, 1968–1988. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Oktober 8, 2022. Diakses tanggal 8 Oktober 2020.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. "On the design of TCP/IP". www.nethistory.info. Diakses tanggal 2025-12-05.
  20. Internet Hall of Fame
  21. Postel, Jon (15 Agustus 1977), 2.3.3.2 Comments on Internet Protocol and TCP, IEN 2, diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 16, 2019, diakses tanggal Juni 11, 2016{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. Abbate, Inventing the Internet, 129–30.
  23. Vinton G. Cerf (Oktober 1980). "Protocols for Interconnected Packet Networks". ACM SIGCOMM Computer Communication Review. 10 (4): 10–11.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. Russell, Andrew L. (2007). "Industrial Legislatures": Consensus Standardization in the Second and Third Industrial Revolutions (PDF) (PhD tesis). Johns Hopkins University. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal Desember 28, 2022. Diakses tanggal Desember 28, 2022.{{cite thesis}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. "Born in a Van: Happy 40th Birthday to the Internet!". computerhistory.org. Diakses tanggal 2026-05-27.
  26. "The internet's fifth man". Economist. 13 Desember 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 19, 2020. Diakses tanggal 11 September 2017. In the early 1970s Mr Pouzin created an innovative data network that linked locations in France, Italy and Britain. Its simplicity and efficiency pointed the way to a network that could connect not just dozens of machines, but millions of them. It captured the imagination of Dr Cerf and Dr Kahn, who included aspects of its design in the protocols that now power the internet.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. Bennett, Richard (September 2009). "Designed for Change: End-to-End Arguments, Internet Innovation, and the Net Neutrality Debate" (PDF). Information Technology and Innovation Foundation. hlm. 7, 11. Diakses tanggal 11 September 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. Pelkey, James. "8.3 CYCLADES Network and Louis Pouzin 1971-1972". Entrepreneurial Capitalism and Innovation: A History of Computer Communications 1968-1988. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-06-17. Diakses tanggal 2021-11-21. The inspiration for datagrams had two sources. One was Donald Davies' studies. He had done some simulation of datagram networks, although he had not built any, and it looked technically viable. The second inspiration was I like things simple. I didn't see any real technical motivation to overlay two levels of end-to-end protocols. I thought one was enough.
  29. Davies, Donald; Bartlett, Keith; Scantlebury, Roger; Wilkinson, Peter (Oktober 1967). A Digital Communication Network for Computers Giving Rapid Response at remote Terminals (PDF). ACM Symposium on Operating Systems Principles. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-10-10. Diakses tanggal 2020-09-15. all users of the network will provide themselves with some kind of error control{{cite conference}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. "Virginia Travers: Technology Does Not Develop Along a Linear Path". www.internethalloffame.org. Diakses tanggal 2026-05-27.
  31. Cerf, Vinton G. & Cain, Edward (Oktober 1983). "The DoD Internet Architecture Model". Computer Networks. 7 (5). North-Holland: 307–318. doi:10.1016/0376-5075(83)90042-9.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  32. Crowell, William; Contos, Brian; DeRodeff, Colby (2011). Physical and Logical Security Convergence: Powered By Enterprise Security Management. Syngress. hlm. 99. ISBN 9780080558783.
  33. 1 2 Ronda Hauben. "From the ARPANET to the Internet". TCP Digest (UUCP). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 21, 2009. Diakses tanggal 2007-07-05.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  34. IEN 207. https://tools.ietf.org/rfcmarkup?url=https://www.ietf.org/rfc/ien/ien207.txt.
  35. IEN 152. https://tools.ietf.org/rfcmarkup?url=https://www.ietf.org/rfc/ien/ien152.txt.
  36. Hauben, Ronda (2004). "The Internet: On its International Origins and Collaborative Vision". Amateur Computerist. 12 (2). Diakses tanggal Mei 29, 2009. Mar '82 – Norway leaves the ARPANET and become an Internet connection via TCP/IP over SATNET. Nov '82 – UCL leaves the ARPANET and becomes an Internet connection.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  37. "TCP/IP Internet Protocol". Diarsipkan dari asli tanggal 1 Januari 2018. Diakses tanggal 2017-12-31.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  38. Leiner, Barry M.; et al. (1997), Brief History of the Internet (PDF), Internet Society, hlm. 15, diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal Januari 18, 2018, diakses tanggal Januari 17, 2018{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  39. "Vinton G. Cerf : An Oral History". Stanford Oral History Collections - Spotlight at Stanford (dalam bahasa Inggris). 2020. hlm. 113, 129, 145. Diakses tanggal 2024-06-29.
  40. "Using Wollongong TCP/IP with Windows for Workgroups 3.11". Microsoft Support. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Januari 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  41. "A Short History of Internet Protocols at CERN". Diarsipkan dari asli tanggal 10 November 2016. Diakses tanggal 12 September 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  42. "An Introduction to Computer Networks, Stanford Univ CS144 Fall 2012" (PDF). hlm. 21–22.
  43. Baker, Steven; Gillies, Donald W. "Desktop TCP/IP at middle age". Diarsipkan dari asli tanggal Agustus 21, 2015. Diakses tanggal September 9, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  44. Romkey, John (17 Februari 2011). "About". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 5, 2011. Diakses tanggal 12 September 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  45. Phil Karn, KA9Q TCP Download Website
  46. Andrew L. Russell (30 Juli 2013). "OSI: The Internet That Wasn't". IEEE Spectrum. Vol. 50, no. 8. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 1, 2017. Diakses tanggal Februari 6, 2020.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  47. Russell, Andrew L. "Rough Consensus and Running Code' and the Internet-OSI Standards War" (PDF). IEEE Annals of the History of Computing. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-11-17.
  48. 1 2 Davies, Howard; Bressan, Beatrice (2010-04-26). A History of International Research Networking: The People who Made it Happen (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. ISBN 978-3-527-32710-2. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 17, 2023. Diakses tanggal November 7, 2020.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  49. "Introduction to the IETF". IETF (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-02-27.
  50. Morabito, Roberto; Jimenez, Jaime (Juni 2020). "IETF Protocol Suite for the Internet of Things: Overview and Recent Advancements". IEEE Communications Standards Magazine. 4 (2): 41–49. arXiv:2003.10279. Bibcode:2020ICStM...4b..41M. doi:10.1109/mcomstd.001.1900014. ISSN 2471-2825.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  51. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama "rfc1122"
  52. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama "rfc1123"

Blibiografi

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]
  1. Gagasan yang sama sebelumnya telah dikembangkan secara independen oleh Donald Davies, yang merupakan orang pertama yang mengimplementasikan penyaklaran paket pada jaringan NPL area lokal.[2]
  2. For records of discussions leading up to the TCP/IP split, see the series of Internet Experiment Notes at the Internet Experiment Notes Index.
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "nb", tapi tidak ditemukan tanda <references group="nb"/> yang berkaitan